Rabu, 30 Juni 2010

Ayo! Pegang BUMI, UNTR, ASII & BBKP

INILAH.COM, Jakarta - Indeks berpotensi naik setelah sentimen regional mereda sehingga bergerak di kisaran 2.880-2.975. Saham pilihan BUMI, UNTR, ASII dan BBKP.

Demikian dikutip dari hasil riset analis senior HD Capital, Yuganur Wijanarko, kemarin. Indeks akan bergerak cenderung di zona positif dengan level support 2.880-2.830-2.775 dan level resistance di 2.920-2.950-2.975. "Imbas sentimen negatif yang mulai reda, investor asing mulai melihat ke Indonesia lagi walaupun valuasinya tidak murah. Investor melihat masih adanya prospek pertumbuhan emiten yang besar sehingga koreksi pasar bertahan," katanya.

Saham pilihan seperti saham Bumi Resources (BUMI) dengan keadaan yang sudah jenuh beli dan valuasi PER/PBV09 termurah di sektornya membuat BUMI sangat menarik untuk diakumulasi. Kepercayaan investor mulai bangkit perlahan-lahan setelah rencana pembagian dividen Rp27/saham cum pada 16 Agustus dan kepastian rights issue pada 30 September mendatang untuk mengurangi beban utang.

Saham BUMI direkomendasikan beli dengan target harga di 1.950 dari penutupan kemarin di 1.880. Strategi masuk pertama di 1.860 dan kedua di 1.820 dengan cut loss di 1.780.

Saham united Tractors (UNTR) dengan penurunan proyeksi laba 2010-2011 oleh analis fundamental akibat efek penguatan rupiah sudah tercermin dalam harga dan berlebihan karena di sisi lain hal itu juga akan menurunkan cost import alat berat dan meningkatkan permintaan dalam negeri.

Bila masih ada penekan maka direkmendasikan akumulasi untuk antisipasi teknikal rebound. Saham UNTR direkomendasikan beli dengan target harga 19.400 dari penutupan kemarin di 18.700. Untuk strategi masuk pertama di 18.500 dan kedua di 18.200 dengan cut loss di 17.800.

Saham Astra International (ASII) dengan sentimen negatif akibat dampak inflasi dari kenaikan TDL di bulan Juli ini sudah tercermin dari koreksi harga. Faktanya permintaan mobil akan tetap stabil asalkan sumber kredit tetap lancar dengan BI rate tetap di 6,5%. Pergerakan ASII akan menguji level resistance di level psikologis 50.000.

Saham ASII direkomendasikan beli dengan target harga 51.500 dari penutupan kemarin di 48.300. Strategi masuk pertama di 47.500 dan kedua di 46.200 dengan cut loss di 45.000.

Saham Bank Bukopin (BBKP) dengan valuasi PER/PBV09 jauh di bawah pemain UKM lainnya seperti BBTN dan BBRI. Kelihatannya pasar mulai price in skenario aquisisi 10 saham milik yayasan Bulog oleh Jamsostek di atas harga Rp700. Jamsostek akan menyediakan dana hingga Rp500 miliar atau setara dengan 10% BBKP di harga Rp750.

Potensi upside untuk adjustment harga masih banyak. Untuk itu saham BBKP direkomendasikan beli dengan target 710 dari penutupan kemarin di 670. Untuk strategi masuk pertama di 650 dan kedua di 620 dengan cut loss di 570. [hid]

http://www.inilah.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar