Saham-saham di bursa Wall Street terus berlanjut melemah oleh sentimen negatif meningkatnya angka pengangguran dan berbagai data negatif lainnya. Wall Street sekaligus mencapai kinerja triwulanan terburuk sejak kejatuhan Lehman Brothers.
Pada perdagangan Rabu (30/6/2010), indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah 96,8 poin (0,98%) ke level 9.774,02. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 10,53 poin (1,01%) ke level 1.030,71 dan Nasdaq melemah 25,94 poin (1,21%) ke level 2.109,24.
Pada kuartal II ini, indeks Dow Jones melemah hingga 10%, S&P 500 juga melemah 12% dan Nasdaq melemah 12%, dengan sentimen negatif terbesar berasal dari masalah krisis di Eropa dan data-data ekonomi AS yang tak kunjung membaik.
Saham-saham teknologi mengalami pukulan terbesar pada perdagangan kemarin, dengan saham Google Inc turun 2,1%, Apple Inc turun 1,8%.
Data yang dirilis kemarin menunjukkan aktivitas pebisnis tumbuh lebih rendah dari perkiraan selama Juni. Sementara ADB mengeluarkan data yang menunjukkan jumlah tenaga kerja swasta nonpertanian lebih rendah dari eksptkasi yakni hanya 13.000 selama Juni. Padahal ekonom memperkirakan adanya penciptaan lapangan kerja hingga 61.000.
"Lapran ADP lebih buruk dari ekspektasi, sehingga meningkatkan kekhawatiran seputar outlook pertumbuhan ekonomi kuartal kedua," ujar analis dari Briefing.com seperti dikutip dari AFP.
Perdagangan juga berjalan sepi dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya sebesar 9,21 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.
http://www.detikfinance.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar