Minggu, 13 Juni 2010

Sentimen AS dan Jepang Bisa Perkuat Rupiah

INILAH.COM, Jakarta – Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Senin (14/6) diprediksikan menguat tipis seiring positifnya sentimen dari AS dan Jepang. Namun, mata uang RI ini masih rentan terhadap sentimen zona euro.

Zulfirman Basir, periset dan analis senior PT Monex Investindo Futures mengatakan, potensi penguatan rupiah hari ini salah satunya dipicu oleh data sentimen konsumen AS akhir pekan lalu yang sudah diperkirakan, tidak banyak berubah, tapi diekspektasikan membaik. “Rupiah akan begerak dalam kisaran 9.150-9250,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (11/6).

Menurutnya, sentimen konsumen AS sudah diperkirakan naik jadi 74,5 dari sebelumnya 73,6. Di sisi lain, Selasa (15/6) besok, Bank Sentral Jepang, sudah dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya di level rendah 0,1%. Hal ini memicu pelemahan yen Jepang sebagai salah satu mata uang save hafen. “Ini positif juga bagi pergerakan rupiah di hari Senin,” tandasnya.

Selain itu, ada bocoran, Bank Sentral Jepang juga akan memberikan stimulus kredit, sehingga sangat positif untuk perusahaan-perusahaan di Jepang. Akibatnya, sentimen positif juga siap mewarnai pergerakan indeks Nikkei dan berpengaruh positif juga bagi IHSG . “Tak terkecuali rupiah akan terimbas positif,” timpalnya.

Pada saat yang sama, tekanan terhadap rupiah tidak terlalu besar, seiring mata uang euro yang tidak melamah lebih jauh. Sebab, mata uang gabungan negara-negara Eropa itu masih bertahan di atas level US$1,2 per euro. Sedangkan dari internal rupiah tertolong oleh Bank Indonesia yang tidak membiarkan rupiah melemah melewati level 9.500-an.

Namun, penguatan rupiah masih akan terbatas dan bergerak dalam kisaran ranging (bolak-balik). Sebab, mata uang RI ini masih rentan terhadap sentimen dari zona euro terkait kondisi fiskal di kawasan itu. “Selain itu, secara teknikal, pertahanan rupiah di bawah 9.000 tidak bisa bertahan lama,” pungkas Firman.

Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Jumat (11/6) ditutup menguat 42 poin (0,45%) menjadi 9.190/9.210 per dolar AS. [jin/hid]

Sumber: http://inilah.com/news/read/ekonomi/2010/06/14/594871/sentimen-as-dan-jepang-bisa-perkuat-rupiah/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar